Keterbukaan informasi anggaran daerah kembali menjadi pembahasan dalam rapat kerja antara legislatif dan pemerintah daerah. Publikasi data yang lebih sederhana dinilai penting agar masyarakat memahami arah belanja dan target program yang sedang dijalankan.
Dokumen anggaran selama ini tersedia dalam format teknis yang tidak selalu mudah dibaca. Karena itu, muncul dorongan agar ringkasan program, nilai anggaran, lokasi kegiatan, dan perkembangan pelaksanaan disajikan dalam portal yang dapat diakses masyarakat.
Informasi perlu mudah dipahami
Keterbukaan data juga membantu anggota dewan melakukan pengawasan berdasarkan indikator yang jelas. Masukan dari warga dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah program telah menjawab kebutuhan di lapangan.
Transparansi yang konsisten diharapkan memperkuat akuntabilitas, mencegah kesalahpahaman, dan membangun kepercayaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.



